Posted by : baron arek srigonco Selasa, 29 Mei 2012

nama saya ahmad sahroni. seorang anak dari keluarga yang sederhana. rumah kami di desa yang terletak di malang selatan. nama desa kami srigonco,entah apa maknanya sampai saat ini saya juga belum tahu. dulu saat saya masih kecil,hidup kami serba berkecukupan,di saat balekambang masih jaya saat itu. namun sekarang semua berbanding terbalik,hidup kami serba kekurangan,hutang di sana-sini,pohon-pohon kami pun habis kami jual untuk mencukupi kebutuhan kami. ladang kami kami gadaikan,kami sewakan,sawah kami juga. 


hal itu berlangsung sampai saat ini saya sudah kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta,itu pun karena beasiswa,dan,ekonomi kami,sudah tentu saja semakin terpuruk. karena kami tidak ada usaha yang menghasilkan,kebutuhan kami hanya tercukupi karena menjual dan menjual,tanpa ada income yang lain. sehingga suatu saat nanti,jika terus berlanjut seperti ini mungkin harta kami akan habis.

kemudian terfikir oleh saya,di desa saya,belum ada warnet,peluang bisnis yang sangat menjanjikan. mengingat banyaknya anak sekolah dan anak-anak muda di sana. sudah pasti saat ini mereka membutuhkan yang namanya warnet,baik itu untuk keperluan sekolah mereka ataupun untuk berinteraksi melalui dunia maya. tempatnya pun sangat strategis,terletak di pinggir jalan raya menuju pantai balekambang. namun,tentu saja membangun sebuah warnet butuh modal yang tidak sedikit. butuh jutaan,bahkan puluhan juta. 

saya sempat bingung bagaimana saya mencari uang sebanyak itu.sementara saya saat ini masih kuliah,dan kalaupun saya menunggu sampai nanti saya lulus kuliah,kemungkinan akan ada orang lain yang mendahului dengan membangun warnet di desa saya. kemudian saya berbincang dengan orang tua saya,bagaimana mencari modal tersebut. dan keputusannya,kemungkinan pertama ; kami akan menjual stand kami yang ada di balekambang. kemungkinan kedua ; kami akan menggadaikan tanah kami. memang suatu usaha pasti mengandung resiko,akan tetapi,jika kami tetap seperti ini resiko harta kami akan habis pun lebih besar.

manusia hanya berencana,tuhan yang menentukan. rencananya,jika usaha warnet kami ini berhasil,kami ingin membuka sebuah warung bakso dan juga sebuah cafe sederhana,bengkel,distro. dan apalah yang terfikir nantinya. intinya,saya akan terus membangun usaha jika itu memungkinkan. terdengar sangat muluk memang,tapi apa salahnya saya bercita-cita? saya ingin membalas budi kepada orang tua saya,ingin membahagiakan mereka di sisa hidup mereka. 

tentu saja mungkin seiring berjalannya waktu,akan terfikir lagi apa yang ingin saya capai.mengingat sifat manusia yang tidak pernah merasa puas.

mungkin itu saja yang dapat saya share di kesempatan ini,maaf kalau terlalu panjang.
wassalam....

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blogger templates

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

kode

  • http://blogging4share.blogspot.com

- Copyright © just an ARSIGO blog -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -